• Breaking News

    Wilayah Adat Tabi Saireri Sepakati 11 Poin Evaluasi Otsus



    Pemerintah daerah wilayah adat Tabi dan Saireri beserta sejumlah pihak terkait baru saja menyelesaikan workshop 19 tahun implementasi dan evaluasi Otonomi Khusus (Otsus) di Wilayah Adat Tabi-Saireri.

    Workshop yang diselenggarakan selama satu hari itu menghasilkan sejumlah kesepakatan guna merespons 19 tahun implementasi Otsus di Wilayah Adat Tabi-Saireri.

    Berdasarkan hasil evaluasi 19 tahun implementasi Otsus Papua, khususnya di Wilayah Adat Tabi-Saireri, Ketua Forum Kepala Daerah se-Tabi dan Saireri, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, mengatakan, Forum Kepala Daerah se-Tanah Tabi dan Saireri bersepakat bahwa Otsus Papua tetap dilanjutkan, yang diwujudkan melalui revisi atau perubahan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otsus dengan rekomendasi perbaikan dan penataan ulang.

    Sementara itu di tempat yang sama, Bupati Kepulauan Yapen, Tony Tesar, S.Sos, menyampaikan ucapan terima kasih atas respons baik dari Kepala Daerah di Tabi dan Saireri tentang gagasan evaluasi Otsus Papua di wilayah adat Tabi-Saireri. Karena menurutnya, ini sesuai dengan amanat Undang-undang (UU) nomor 21 tahun 2001 tentang Otsus.

    Sehingga wacana tentang kelanjutan Otsus ini tidak hanya dibicarakan diluar saja, tetapi dibicarakan dalam forum kepala daerah dan mencapai hasil kesepakatan," ucapnya

    Otonomi Khusus Papua merupakan instrumen hukum untuk mewujudkan keadilan, kesejahteraan, persamaan harkat dan martabat, kemandirian, keharmonisan dan kedamaian bagi Orang Asli Papua.

    Walaupun memiliki keterbatasan kewenangan dan dukungan penerimaan khusus yang bersumber dari 2% plafon DAU Nasional yang dibagi antara provinsi dan kabupaten/kota, namun upaya mewujudkan kesejahteraan Orang Asli Papua telah dan akan terus dilakukan oleh pemerintah daerah kabupaten/kota.


    Tidak ada komentar

    iklan

    TesTer