• Breaking News

    Petrus Pigai : Saya Tidak Tolak Pemekaran, Karena Dampaknya



    Terkait dengan adanya rencana pemekaran di wilayah Papua, yang saat ini tengah dibahas oleh pemerintah pusat, ditanggapi Anggota Komisi II DPR Papua yang membidangi Perekonomian dan Ketenagakerjaan, Petrus Pigai.

    Menurut Petrus Pigai, pemekaran itu oke-oke saja, itu kewenangan pemerintah pusat, akan tetapi harus dipikirkan dampaknya. Selain itu harus menyiapkan lapangan pekerjaan, terlebih khusus bagi tenaga kerja yang sudah mempunyai keahlian dan keterampilan, sehingga pengangguran tidak meningkat.

    “Saya tidak menolak adanya pemekaran, tapi harus dipikirkan dampaknya nanti. Dan musti siapkan juga lapangan pekerjaan bagi tenaga-tenaga kerja yang punya keterampilan serta keahlian. Kalau hal kecil itu tidak dipikirkan, maka pengangguran akan bertambah,” kata Petrus Pigai

    ikatakan, pemekaran yang diusulkan oleh pemerintah pusat saat ini sudah masuk dan lagi di bahas di DPR. Hanya saja persoalannya, masyarakat yang ada di bawah ini harus dilihat juga kondisinya sebab mereka yang alami secara langsung.

    “Bagi saya tidak masalah, hanya saja harus melihat kondisi masyarakat yang ada di bawa. Apakah mereka menerima pemekaran itu atau tidak. Persoalannya masyarakat yang dibawah, ini mereka yang alami. Sehingga jika terjadi pemekaran, maka kehadiran kabupaten itu untuk siapa?,”tanyaknya.

    Untuk itu, lanjut Petrus Pigai, Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi Papua harus mengutamakan bagaimana membuka atau mengaktifkan kembali Balai Latihan Kerja (BLK), khususnya jurusan yang bisa dipersiapkan masing-masing bidang.

    Oleh karena itu kata Pigai, kita tidak perlu lagi mendatangkan tenaga-tenaga kerja dari luar untuk

    Tidak ada komentar

    iklan

    TesTer